Sumsel.Goutara.com, Palembang – Aksi kemanusiaan donor darah dan khitanan massal gratis yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Kecamatan Kemuning tak hanya menjadi wujud kepedulian sosial bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan kisah-kisah penuh kehangatan. Di tengah puluhan anak yang bersiap menjalani khitan, hadir dua ikon muda Sumatera Selatan, Nabila Zahira dan Bagus Gajaya, yang memberikan semangat sekaligus dukungan moril kepada para peserta dan keluarga mereka.
Kehadiran Nabila Zahira, Miss Beauty Sumatera Selatan 2026, bersama Bagus Gajaya, Bujang Gadis Pendidikan Sumatera Selatan 2026, menjadi daya tarik tersendiri. Keduanya tak sekadar hadir sebagai tamu undangan, tetapi membaur dengan masyarakat, menyapa orang tua, menghibur anak-anak yang diliputi rasa cemas, hingga memantau jalannya kegiatan donor darah dan khitanan.
Bagi Nabila, kegiatan sosial seperti ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar seremoni. Menurut mahasiswi Universitas Indo Global Mandiri (IGM) tersebut, khitanan massal gratis menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus meringankan beban ekonomi para orang tua.
“Alhamdulillah, acara hari ini berjalan lancar tanpa ada hambatan sedikit pun. Saya berharap kegiatan khitanan massal gratis ini benar-benar dapat membantu dan meringankan beban finansial para orang tua yang ingin memenuhi kewajiban khitan bagi putra-putranya,” ujar Nabila.
Dengan penuh kelembutan, Nabila juga menyempatkan diri memberikan motivasi kepada anak-anak yang tampak gugup sebelum memasuki ruang khitan.
“Buat adik-adik yang hari ini berkhitan, kalian semua hebat. Tetap semangat dan jangan takut. Hari ini menjadi bukti keberanian kalian, sekaligus bentuk kasih sayang luar biasa dari orang tua yang selalu mendampingi. Semoga kalian tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, saleh, dan berbakti kepada orang tua,” tuturnya.
Sementara itu, Bagus Gajaya yang juga merupakan siswa SMAN 4 Palembang menilai kegiatan sosial yang digagas PAC HSB Kemuning layak menjadi contoh kolaborasi positif antara organisasi kemasyarakatan dan generasi muda.
Ia mengapresiasi konsistensi PAC HSB Kemuning yang menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada adik-adik dan masyarakat. Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat luar biasa dan sudah sepatutnya terus dipertahankan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Bagus.
Bagus berharap kegiatan sosial serupa dapat terus mendapat dukungan dari pemerintah maupun berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas.
“Semoga pemerintah terus memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan sosial seperti ini. Untuk keluarga besar PAC HSB Kemuning, semoga selalu diberikan kelancaran, kesuksesan, dan tetap menjadi garda terdepan dalam menghadirkan aksi-aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi antara PAC HSB Kemuning dengan figur muda berprestasi seperti Nabila Zahira dan Bagus Gajaya memperlihatkan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal usia maupun latar belakang. Ketika organisasi masyarakat, relawan, tenaga kesehatan, dan generasi muda bersatu dalam satu tujuan, kegiatan sosial tidak hanya menghadirkan layanan bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan optimisme, keberanian, dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.(Melan)



































