NTT – Penyintas gempa bumi di Desa Waso, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menempati Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI setelah sebelumnya bertahan di tenda beralaskan terpal.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, pembangunan Huntara merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI membantu masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali menjalani kehidupan di tempat yang lebih layak dan aman.
“Kami berharap Huntara dan fasilitas yang dibangun ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta membangkitkan kembali semangat para korban untuk menata kehidupan pascabencana,” kata Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Salah seorang penerima manfaat, Jalaluddin (33 tahun), menyebut bantuan Huntara dari BAZNAS telah memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi dirinya dan keluarga.
“Alhamdulillah, bantuan dari BAZNAS ini sangat membantu kami mendapatkan hunian, walaupun ini hunian sementara, ini sangat layak bagi kami. Dan ini sangat membantu bagi kami. Sebelumnya kami hidup di dalam tenda beralaskan terpal,” jelas Jalaluddin.
Menurutnya, kehadiran BAZNAS yang memberikan berbagai bantuan seperti sembako hingga musala juga sangat membantu dirinya dan masyarakat Desa Waso.
“Bantuan ini sangat berguna bagi kami dan sangat membantu bagi kekurangan-kekurangan kami pasca gempa NTT ini. Dan semoga kebaikan para muzaki dan teman-teman BAZNAS dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Selain membangun Huntara, BAZNAS RI juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang kebutuhan masyarakat terdampak bencana, meliputi pembangunan masjid darurat, sekolah darurat, jembatan darurat, hingga pembuatan sumur bor.
Masyarakat yang ingin ikut membantu penyintas bencana di berbagai wilayah dapat menyalurkan sedekah melalui BAZNAS RI. Salurkan sedekah terbaik melalui http://bayarzakat.baznas.go.id/sedekahbencana. (A1)
































