Goutara.com, Palembang – Satu per satu personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang mulai mempersiapkan diri meninggalkan wilayah sasaran setelah seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Personel dari Yonif 950 dan Yonif 948 yang tergabung dalam Satgas turut menjadi bagian dari upacara sebelum kembali ke satuan asal.
Momen kepulangan tersebut menjadi akhir dari rangkaian tugas yang telah mempertemukan para prajurit dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., memberikan penghargaan kepada seluruh personel atas kerja keras dan kebersamaan yang ditunjukkan selama berada di lapangan.
“Prajurit telah menyelesaikan tugas dengan baik. Apa yang sudah dilakukan bersama masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang harus menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi setiap personel,” ungkap Kolonel Erik.
Menurutnya, kepulangan Satgas harus tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kesiapan dan keselamatan personel. Seluruh prajurit juga diminta menjaga nama baik satuan selama perjalanan hingga tiba di tempat tugas masing-masing.
“Laksanakan perjalanan kembali dengan tertib dan utamakan keselamatan. Saya ingin seluruh anggota kembali ke satuan dalam kondisi lengkap, aman dan sehat seperti saat berangkat melaksanakan tugas,” tegasnya.
Kolonel Erik juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang dan masyarakat yang telah menerima serta mendukung keberadaan Satgas selama pelaksanaan TMMD.
Baginya, hubungan yang terbangun selama TMMD merupakan bagian dari keberhasilan program yang tidak dapat diukur hanya dari sasaran pembangunan.
Setelah prajurit kembali ke satuan, masyarakat diharapkan melanjutkan semangat gotong royong dengan menjaga berbagai hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama.
TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang akhirnya menutup pengabdiannya di Talang Jambe. Para prajurit kembali membawa pengalaman, sementara masyarakat meneruskan manfaat dan semangat kebersamaan yang telah tumbuh selama program berlangsung.(R)





































