Kolaborasi Posyandu dan MBG, Strategi Kecamatan Ilir Barat I Cegah Stunting dan Perkuat Ketahanan Gizi Keluarga

Sumsel.Goutara.com, Palembang – Camat Ilir Barat Satu, Alexander, S.IP., M.Si, melakukan monitoring langsung ke sejumlah Posyandu dan kegiatan Program Makanan Bergizi (MBG) bagi balita di wilayah Kecamatan Ilir Barat I, Kamis (13/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak usia dini sebagai investasi masa depan bangsa.

Alexander menjelaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Sementara, program MBG hadir sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah dalam memastikan setiap balita mendapatkan asupan bergizi seimbang.

“Kita ingin memastikan setiap anak tumbuh sehat dan cerdas. Program MBG ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari edukasi gizi dan kepedulian terhadap masa depan generasi kita,” ujar Camat Alexander.

Dalam kunjungan tersebut, Alexander juga menyapa para kader Posyandu dan berdialog dengan para ibu balita. Ia memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi kader yang terus berjuang di lapangan menjaga kesehatan masyarakat.

“Kader Posyandu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka hadir di tengah masyarakat, memantau tumbuh kembang anak, memberi edukasi gizi, dan menjadi penghubung antara pemerintah dan warga,” tambahnya.

Selain memantau kegiatan penimbangan dan pemberian makanan tambahan, Alexander juga menekankan pentingnya sinergi antara Posyandu, kelurahan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan sadar gizi.

Menurutnya, program MBG menjadi langkah strategis dalam mencegah stunting dan gizi buruk di tingkat akar rumput.

“Kalau anak-anak kita sehat, maka masa depan bangsa juga kuat. Pemerintah tak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan semua pihak terutama para orang tua dan kader,” tutupnya.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Kecamatan Ilir Barat I dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan tangguh, melalui pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
(Red)