Kunjungan Belajar Bank Sampah, Lurah 16 Ulu Siapkan Terobosan Pengelolaan Sampah di Lingkungan

Sumsel.Goutara.com, Palembang – Lurah 16 Ulu, Kgs. Syahri Ramadhon, bersama staf, Komunitas Peduli Sungai, Banjir dan Peduli Lingkungan (KPSPB), serta Karang Taruna Kelurahan 16 Ulu melakukan kunjungan belajar ke Bank Sampah Unit Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Selasa (16/09).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari langsung sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan sampah anorganik yang bernilai ekonomis, hingga pengolahan sampah organik menjadi pupuk serta budidaya maggot. Budidaya maggot sendiri menjadi perhatian khusus karena menghasilkan pakan ternak berprotein tinggi bagi ikan lele, ayam, hingga bebek.

Ketua KPSPB & Lingkungan 16 Ulu, Syamsul Arifin, menyampaikan harapannya agar setelah kunjungan ini, Bank Sampah Kelurahan 16 Ulu dapat segera terbentuk.

“Dengan adanya Bank Sampah, kita bukan hanya menyelamatkan lingkungan dari sampah yang terbuang sembarangan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna 16 Ulu, Rahman, menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif.

“Karang Taruna siap berkolaborasi dengan KPSPB dalam mengelola sampah, khususnya sampah organik yang dapat kami olah menjadi pupuk. Anggota kami sudah dipersiapkan untuk mendukung program ini,” katanya penuh semangat.

Menurut Lurah 16 Ulu, Kgs. Syahri Ramadhon, langkah ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang sebelumnya telah dilakukan di Kantor Lurah.

“Melalui kunjungan ini, teman-teman komunitas dan Karang Taruna dapat melihat secara nyata bagaimana Bank Sampah dikelola. Ke depan, keberadaan Bank Sampah di 16 Ulu diharapkan tidak hanya mencegah kerusakan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian warga terhadap sampah sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemilahan sampah,” jelasnya.

Dengan semangat kolaborasi, Kelurahan 16 Ulu siap melahirkan inovasi ramah lingkungan melalui Bank Sampah. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bergerak bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi.(Red)