Plaju Ulu Hijau, Lurah Dukung Pelatihan Pengolahan Limbah Jadi Kompos dan Eco Enzyme

Sumsel.Goutara.com, Palembang – Lurah Plaju Ulu, Davy Angreana, ST., M.Si., menghadiri kegiatan Pelatihan Pengolahan Limbah Organik menjadi Pupuk Kompos dan Eco Enzyme yang diadakan oleh CSR Pertamina RU.III di Kampung Proklim RW 12 Plaju Ulu, Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Manajer CSR Pertamina yang baru, Siti Fauziah, serta Kasi PMK Kecamatan Plaju, Retna Safitri, S.STP., M.Si.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah organik serta memberikan keterampilan praktis dalam pemanfaatannya.

Dalam sambutannya, Davy Angreana menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pertamina RU.III atas inisiatif yang sangat bermanfaat ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina RU.III yang telah memberikan pelatihan ini kepada warga Plaju Ulu. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Davy Angreana.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari Proklim RW 12 serta warga Plaju Ulu yang antusias untuk belajar cara mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos dan eco enzyme. Pupuk kompos dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman, sementara eco enzyme memiliki berbagai manfaat, mulai dari membersihkan rumah tangga hingga sebagai bahan alami untuk perawatan tanaman.

Lurah Davy juga menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan warga Plaju Ulu dapat mandiri dalam mengelola limbah organik di lingkungan masing-masing. Limbah bukan lagi masalah, tetapi sumber daya yang bisa kita manfaatkan,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung program-program pemerintah kota Palembang dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Plaju Ulu berkomitmen untuk menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengelolaan limbah organik yang inovatif dan efektif.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kelurahan, pihak swasta, dan masyarakat, diharapkan Plaju Ulu dapat menjadi kampung yang bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan lingkungan.

“Saya sangat bangga dengan antusiasme warga Plaju Ulu dalam mengikuti pelatihan ini. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif yang positif bagi lingkungan. Bersama Pertamina RU.III, kami akan terus berupaya menjadikan Plaju Ulu sebagai contoh dalam pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan.” pungkasnya.(Red)