Sumsel.Goutara.com, Palembang – Camat Ilir Timur Dua, M. Irman, S.STP, M.Si, didampingi oleh Sekcam Susanto Umar, S.KM, M.Si, Lurah Satu Ilir Rudi Martino, ST, dan Lurah Sungaibuah H. Windrianto, S.KM, M.Si, menghadiri Seminar Arkeologi dengan tema “Pelestarian Barang Sejarah Temuan dari Sungai Musi” yang diadakan di Bungalow Pulau Kemaro, Kota Palembang, pada hari Selasa, 2 September 2025.
Dalam seminar tersebut, M. Irman menekankan pentingnya pelestarian artefak yang ditemukan di Sungai Musi sebagai bagian dari identitas dan sejarah Kota Palembang.
“Pelestarian sejarah Sungai Musi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Palembang. Artefak-artefak ini adalah warisan berharga yang harus kita jaga dan lestarikan untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah lokal serta mendorong upaya pelestarian artefak-artefak yang ditemukan di Sungai Musi. M. Irman juga mengapresiasi inisiatif para arkeolog dan pihak terkait dalam menggali dan melestarikan sejarah Sungai Musi.
“Kami berharap, melalui seminar ini, akan semakin banyak masyarakat yang peduli dan terlibat dalam upaya pelestarian sejarah Sungai Musi. Ini adalah investasi untuk masa depan Palembang,” tambahnya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, akademisi, serta pemerhati sejarah dan budaya Palembang. Seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para ahli dalam melestarikan warisan sejarah Sungai Musi.(Red)




































