Kisah Inovatif Yanto Kembangkan Pecel Lele Mas Yanto 89 Jadi Wadah Kreativitas Komunitas di Palembang

Sumsel.Goutara.com, Palembang – Memulai sebuah bisnis kuliner bukanlah perkara mudah, melainkan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan dan dinamika. Hal ini dirasakan betul oleh Yanto, pemilik usaha kuliner populer “Pecel Lele Mas Yanto 89” yang berlokasi di daerah Sekip Tengah, Palembang. Didirikan sejak tahun 2015, usaha kuliner ini kini tidak hanya sukses memanjakan lidah masyarakat, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang kreatif bagi berbagai komunitas lokal.

​Menengok ke belakang, Yanto selaku Owner mengisahkan bagaimana fase awal usahanya dipenuhi oleh perjuangan berat.

“Pecel Lele Mas Yanto 89 ini berdiri dari tahun 2015. Kami mulai benar-benar dari awal, dan jatuh bangunnya dalam merintis usaha ini luar biasa terasa,” ujar Yanto saat diwawancarai langsung di gerainya.

Lanjutnya, Konsistensi dan inovasi menjadi kunci utama untuk terus bertahan dan berkembang di tengah ketatnya persaingan industri kuliner di Kota Palembang.

​Salah satu bentuk inovasi yang dihadirkan Yanto adalah keberagaman menu yang tidak hanya terpaku pada pecel lele standar. Di sini, pengunjung disajikan berbagai variasi hidangan mulai dari ayam bakar, ayam goreng, mujaer, udang, hingga cumi.

“Menu best seller yang paling diminati konsumen kami adalah lele, selain itu ayam bakar dan cumi saos padang., serta menyediakan pindang ciri khas palembang dan gratis sayur asem. Tidak hanya itu, gerai ini juga adaptif terhadap tren masyarakat yang gemar berkumpul dengan menyediakan variasi makanan ringan seperti pisang goreng, ubi, tahu pedas, dan kentang goreng,” tambah Yanto

​Lebih dari sekadar tempat makan, Pecel Lele Mas Yanto 89 juga menawarkan konsep tempat berkumpul yang inklusif dan inovatif. Fasilitas area parkir yang luas agar tidak mengganggu lalu lintas jalan, koneksi Wi-Fi gratis, hingga hiburan berupa karaoke pada hari kerja dan penampilan live music akustik di malam Sabtu dihadirkan demi kenyamanan pengunjung.

Berkat konsep ini, lokasi usaha Pecel Lele Mas Yanto 89 kerap kali dipercaya menjadi tempat berbagai kegiatan komunal, mulai dari acara arisan, perayaan ulang tahun, hingga tempat berkumpulnya berbagai komunitas di Palembang.

​Melihat perkembangan usahanya yang positif, Yanto menaruh harapan besar untuk masa depan bisnisnya agar bisa terus memberikan dampak yang lebih luas.

“Harapan saya selaku owner, tentunya kami ingin usaha ini bisa terus berkembang lagi di Kota Palembang. Bagi dulur-dulur di Palembang yang belum sempat mampir, ayo datang dan rasakan kenyamanan berkumpul di Pecel Lele Mas Yanto 89 Sekip Tengah,” pungkas Yanto dengan penuh optimisme.

​Usaha yang dikomandoi Yanto ini beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 siang hingga 11.00 malam. Ini menjadi bukti nyata bahwa bisnis kuliner tradisional, jika dikelola dengan sentuhan inovasi dan kepekaan sosial terhadap komunitas sekitar, mampu tumbuh menjadi ruang usaha yang inspiratif dan bernilai tinggi.(Melan)