Sumsel.Goutara.com, Palembang – Plt. Camat Kertapati Rifandi Putra, S.STP., M.Si, bersama Lurah, Kasi, serta Kasubag TU Dinas PUPR Kota Palembang, melakukan survey lapangan titik genangan air hujan di RT 38 Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, pada Selasa (07/10/2025).
Genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut diketahui disebabkan oleh tiga faktor utama, yakni: lokasi awal merupakan sungai yang ditimbun warga untuk pemukiman, tidak adanya resapan air, serta penumpukan sampah yang menghambat aliran air.
Plt. Camat Rifandi Putra menegaskan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk memahami kondisi sebenarnya dan menyusun langkah penanganan yang tepat.
“Masalah genangan tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja. Kita harus turun, dengarkan warga, dan lihat kondisi nyata agar solusi yang kita rancang benar-benar efektif,” tegas Rifandi.
Ia juga menyoroti bahwa genangan air bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga kebiasaan dan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan.
“Kalau kawasan bekas sungai ditimbun tanpa sistem drainase yang baik, ditambah sampah menumpuk, maka air pasti tidak punya jalan. Ini harus kita perbaiki bersama, bukan saling menyalahkan,” ujarnya.
Menurut Rifandi, pihak kecamatan akan terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan masyarakat setempat untuk mencari solusi berkelanjutan, termasuk perencanaan resapan air dan penataan saluran lingkungan.
“Kami ingin penanganan ini bukan sekadar tambal sulam. Harus ada solusi jangka panjang yang melibatkan semua pihak agar genangan tidak terus berulang,” tambahnya.
Rifandi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Warga punya peran penting menjaga kebersihan saluran dan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau semua bergerak, hasilnya akan jauh lebih cepat dan nyata,” tutupnya.(Red)
































