Sumsel.Goutara.com, Palembang – Di balik sirine yang meraung dan kobaran api yang membara, ada wajah-wajah penuh ketangguhan dari para petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang. Namun siapa sangka, tugas mereka tak melulu soal menyemprotkan air dan memadamkan api.
Kini, Damkar Palembang menjelma menjadi institusi yang multitalenta Pahlawan masyarakat yang siap sedia dalam situasi apa pun, seperti ;
1. Menginspirasi Sejak Dini
Anak-anak belajar keselamatan dengan cara seru setiap bulan. Damkar Palembang membuka pintunya untuk rombongan anak-anak sekolah, ruang garasi yang biasanya berisi kendaraan besar kini dipenuhi tawa ceria bocah-bocah yang antusias mencoba helm dan alat pelindung diri.
Petugas memberikan edukasi tentang bahaya kebakaran, cara menyelamatkan diri, hingga mengajak anak-anak mencoba menyemprotkan air dari selang pemadam sungguhan. Program ini juga membangun kedekatan emosional antara Damkar dan generasi muda, menjadikan mereka lebih siap menghadapi keadaan darurat dan menghormati profesi petugas penyelamat.
2. Penyelamatan Hewan:
Misi kemanusiaan yang tak terduga
dengan segala keragaman ekosistemnya, sering menghadirkan kejadian tak terduga-seekor ular piton di dalam plafon rumah, sarang lebah di rumah, kucing liar terjebak di atas pohon, biawak masuk rumah, bahkan buaya masuk pekarangan rumah.
Alih-alih membiarkan warga menangani sendiri, petugas Damkar Palembang justru terjun langsung dengan peralatan dan pelatihan yang memadai. Semua dilakukan dengan prinsip keselamatan dan tanpa menyakiti hewan.
“Kami percaya bahwa semua makhluk hidup berhak diselamatkan. Tugas kami bukan hanya menyelamatkan manusia, tapi juga menjaga harmoni lingkungan,” Kata Kepala Pos Kemuning, Tri Wahyanto.
3. Tampil di Balik Panggung:
Siaga Penuh di event besar Kota, di balik kemegahan panggung konser, festival budaya, hingga pertandingan olahraga berskala nasional, selalu ada satu tim yang berjaga diam-diam namun vital, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Dengan peralatan lengkap dan sistem komunikasi cepat, mereka memastikan acara berjalan aman dari potensi kebakaran, gangguan kelistrikan, hingga keadaan darurat medis.
“Begitu banyak orang berkumpul dalam satu tempat, tentu ada risiko. Kami hadir untuk menjamin bahwa setiap acara berjalan tanpa insiden yang tak diinginkan,” Ungkapnya.
4. Penambahan Armada Ambulans:
Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan kota Palembang juga siap tangani keadaan gawat darurat. Menyadari pentingnya respons cepat terhadap korban luka atau insiden medis saat kebakaran maupun bencana lainnya, Dinas Damkar Palembang kini telah dilengkapi dengan kendaraan ambulans khusus. Armada ini disiagakan di pos strategis untuk membantu evakuasi korban dengan cepat dan memberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Ambulans ini bukan sekadar kendaraan medis biasa. Personil kami dilatih untuk menghadapi situasi darurat kompleks seperti luka bakar, trauma, hingga pertolongan dalam kecelakaan besar,” jelas Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Palembang, Kemas Haikal, S.Kom
Penambahan armada ini menjadi bentuk nyata komitmen Damkar dalam memberikan layanan yang lebih holistik dan menyeluruh kepada masyarakat Palembang.
5. Pahlawan Sehari-Hari yang Tak Pernah Padam:
Dengan dedikasi tanpa pamrih, Damkar Palembang telah menunjukkan bahwa keberanian bukan hanya soal melawan api tapi juga soal hadir, peduli, dan bertindak untuk siapa saja, kapan saja, dan dalam situasi apa pun.
Mereka bukan sekadar pemadam. Mereka adalah pendidik, penyelamat, penjaga acara besar, bahkan pelindung makhluk yang tak bisa bersuara. Di tengah hiruk-pikuk kota, merekalah garda sunyi yang selalu siap sedia menjaga nyala harapan bukan nyala api. (Adv)





































