Mafia Paranormal: SSKS Hadir di Haul Keluarga Dewan Penasehat, Tegaskan Silaturahmi Bukan Sekadar Kata

0-0x0-0-0#

Goutara.com, Palembang – Silaturahmi tidak hanya dibangun dalam suasana suka, tetapi juga hadir ketika keluarga tengah mengenang dan mendoakan orang-orang tercinta. Semangat itulah yang ditunjukkan Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (PP SSKS) saat menghadiri tahlil dan doa bersama di kediaman Dewan Penasehat PP SSKS, Ustadz Usman Markoni, S.Ag., Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati satu tahun wafatnya Kgs. H. Achmad Bastomy bin Kgs. Matning serta 100 hari wafatnya Hj. Nyayu Salmah binti Kgs. Tosin Usman.

Ketua Umum SSKS, Kgs. Syafrizal yang dikenal publik sebagai Mafia Paranormal, hadir bersama keluarga besar SSKS. Kehadiran tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat ikatan kekeluargaan yang selama ini menjadi salah satu semangat organisasi.

“Alhamdulillah, hari ini keluarga besar SSKS menghadiri yasinan satu tahunnya ayahanda dari penasihat kita, Ustadz Usman, dan 100 harinya ibunda Ustadz Usman,” ujar Kgs. Syafrizal.

Menurutnya, SSKS ke depan akan terus menjalankan berbagai program yang berorientasi pada kemanfaatan masyarakat. Salah satunya dengan memperkuat silaturahmi dengan berbagai kalangan.

“Insya Allah, SSKS ini ada empat item. Salah satunya menjalin silaturahmi dengan siapa pun. Kemudian kita juga memfokuskan pada pengobatan, termasuk pengobatan massal bagi kalangan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan SSKS tidak hanya dikenal melalui kegiatan internal, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Bumi Sriwijaya.

“Harapannya ke depan ingin lebih bermanfaat di Bumi Sriwijaya ini,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Usman Markoni mengapresiasi kehadiran Ketua Umum dan keluarga besar SSKS dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai kedatangan jajaran SSKS menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan dan kepedulian tidak berhenti pada slogan, melainkan diwujudkan secara nyata.

“Alhamdulillah, ini bentuk nyata dari SSKS peduli terhadap keluarga besar SSKS. Dalam hal ini kita dijenguk, dilihat, dan terbukti bahwa SSKS memang menjalin silaturahmi secara akurat dan nyata,” ungkapnya.

Bagi keluarga besar SSKS, kehadiran dalam tahlil dan doa bersama tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menjadi momentum untuk merawat persaudaraan, mendoakan mereka yang telah berpulang, sekaligus meneguhkan komitmen agar SSKS terus hadir dengan semangat silaturahmi, kepedulian dan kemanfaatan.(Rilis/ocha)