Goutara.com, Palembang – Semangat menjaga Sungai Musi sebagai bagian penting dari kehidupan dan identitas Kota Palembang kembali digaungkan melalui Aksi Bersih Sungai Musi Jilid 2 dengan tema “Jaga Musi, Jaga Masa Depan Palembang”.
Kegiatan yang berlangsung di tepian Sungai Musi, Kelurahan 9-10 Ulu Palembang, Sabtu (22/8/2026), tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan diikuti berbagai unsur, termasuk jajaran Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang.
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ir. Yudha Fardyansyah, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., turut hadir didampingi Kepala Bidang SDA IL Dr. Ir. RA Marlina Sylvia, ST., M.Sc., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Kepala Bidang Bina Marga Ir. Debiyanto, ST., MT., beserta staf bidang dan petugas lapangan.
Keterlibatan jajaran PUPR dalam aksi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Musi. Sebagai sungai yang memiliki peran penting bagi masyarakat Palembang, kondisi Musi perlu dijaga secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ir. Yudha Fardyansyah mengatakan, menjaga Sungai Musi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
«“Sungai Musi adalah bagian penting dari Kota Palembang. Menjaganya merupakan tanggung jawab kita bersama. Aksi bersih seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus terus kita tumbuhkan,” ujar Yudha.»
Menurutnya, kebersihan sungai memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk lingkungan, tata ruang dan pengelolaan sumber daya air.
«“Kita ingin semangat menjaga Musi ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Yang paling penting adalah bagaimana kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan bisa menjadi kebiasaan bersama,” katanya.»
Yudha menambahkan, jajaran PUPR akan terus mendukung berbagai upaya yang berkaitan dengan pengelolaan infrastruktur, sumber daya air dan lingkungan di Kota Palembang.
Aksi Bersih Sungai Musi Jilid 2 pun menjadi momentum untuk kembali mengajak masyarakat melihat Sungai Musi bukan sekadar aliran air, tetapi sebagai aset lingkungan sekaligus bagian dari masa depan Palembang.
Jaga Musi, jaga lingkungan, dan jaga masa depan Palembang bersama.(Red)



































