SSKS Sambut Hangat DPD ARUN Sumsel di Palembang, Bahas Kolaborasi Budaya dan Spiritualitas

Goutara.com, Palembang – Upaya memperkuat jalinan kebudayaan dan spiritualitas di Sumatera Selatan terus dirajut. Keluarga Besar Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (SSKS) menerima kunjungan silaturahmi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat untuk Nusantara (DPD ARUN) Sumatera Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Pertemuan penuh kehangatan itu berlangsung di Sekretariat SSKS, Jalan Mujahidin Lorong Sarofal Anam 2, Belakang Mushola Syakinah, Palembang. Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun sinergi konstruktif dalam mendukung kemajuan kebudayaan, khususnya pada ranah spiritual yang menjadi khazanah Bumi Sriwijaya.

Ketua Umum PP SSKS Kgs. Syafrizal yang akrab disapa Mafia Paranormal menyambut langsung kedatangan rombongan. Ia didampingi Sekretaris Jenderal Ustadz Asmuni FF, Dewan Penasihat Ustadz Usman Markoni, serta jajaran pengurus inti SSKS lainnya. Sementara dari DPD ARUN Sumsel hadir Ketua Febri Zulian beserta pengurus.

Suasana kekeluargaan begitu terasa. Obrolan mengalir santai namun penuh makna, membahas peluang kolaborasi dan penguatan nilai-nilai budaya lokal yang kian relevan di tengah arus modernisasi.

Ketua SSKS Kgs. Syafrizal menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahmi adalah kunci utama dalam merawat kebersamaan dan membuka pintu kerja sama yang lebih luas.

“Kami menyambut dengan hati terbuka. Silaturahmi ini adalah wujud persaudaraan. Kami dari SSKS sangat terbuka untuk bersinergi dengan ARUN Sumsel dalam upaya menjaga dan memajukan kebudayaan spiritual. Ketika kita berjalan bersama, manfaatnya akan jauh lebih besar untuk masyarakat,” ujar Mafia Paranormal.

Senada, Ketua DPD ARUN Sumsel Febri Zulian menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan.

“Silaturahmi ini menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan membangun sinergi. Kami berharap ARUN Sumsel dan SSKS bisa saling mendukung kemajuan kebudayaan, terutama dalam ranah spiritual, serta memberikan bantuan sesuai bidang dan kemampuan masing-masing,” kata Febri.

Kolaborasi lintas lembaga menjadi penting agar nilai-nilai budaya dan spiritual tidak hanya terjaga, tetapi juga terus berkembang dan memberi solusi bagi persoalan kemasyarakatan.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap hubungan yang telah terjalin semakin erat dan mampu berlanjut dalam berbagai bentuk kerja sama nyata. Mulai dari pendampingan masyarakat, pelestarian tradisi, hingga penguatan literasi spiritual sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sumatera Selatan.(Tim)