Goutara.com, Palembang – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai kebangsaan, terutama di lingkungan pendidikan. Hal itu ditegaskan Kepala Sekolah SMAN 14 Palembang, Hj. Harry Susanty, S.Pd., M.Si.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang diperingati setiap tahun, melainkan sumber nilai yang harus hidup dalam sikap dan perilaku generasi muda.
“Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat bagi kita semua bahwa ideologi bangsa ini pernah diuji, namun tetap kokoh berdiri. Di sinilah peran dunia pendidikan menjadi sangat vital, untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi diamalkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hj. Harry Susanty, Senin (28/09).
Ia menambahkan, tantangan zaman saat ini semakin kompleks. Arus informasi, perkembangan teknologi, dan pengaruh budaya luar menuntut siswa untuk memiliki filter yang kuat. Filter itu, kata dia, adalah Pancasila.
“Kami di SMAN 14 Palembang terus berupaya menanamkan karakter cinta tanah air, gotong royong, toleransi, dan integritas. Itu adalah wujud nyata dari pengamalan Pancasila. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter kebangsaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hj. Harry Susanty mengajak seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai refleksi bersama.
“Pancasila adalah rumah besar kita. Selama kita merawatnya, menjaganya, dan menghidupkannya dalam setiap tindakan, maka Indonesia akan tetap sakti. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025. Mari kita jaga persatuan, perkuat persaudaraan, dan bawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 14 Palembang sendiri diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh civitas akademika untuk terus menumbuhkan jiwa nasionalisme dan semangat kebhinekaan di lingkungan sekolah.(Rilis)






































