Kodim 0418/Palembang Optimalkan Tahap Akhir Rehab RTLH Sasaran 5 demi Wujudkan Hunian yang Lebih Layak

Goutara.com, Palembang – Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Sasaran 5 dalam program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang terus bergerak menuju penyelesaian. Memasuki tahap akhir pengerjaan, Satgas TMMD memaksimalkan setiap detail pekerjaan agar rumah yang direhabilitasi memiliki kualitas yang baik dan segera dapat dimanfaatkan oleh penerima manfaat.

Pada Kamis (30/7/2026), personel Satgas memfokuskan pekerjaan pada pengecatan kusen serta pelamir dinding bagian samping rumah. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses finishing untuk menghasilkan bangunan yang lebih rapi, kuat, dan nyaman dihuni.

Sebanyak tujuh personel TNI dari Yonif TP 950 bersama dua orang tukang terlibat dalam penyelesaian sasaran tersebut. Kekompakan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi cerminan kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan setiap sasaran fisik yang dikerjakan melalui TMMD tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Setiap detail pekerjaan kami awasi dengan baik agar rumah yang direhabilitasi benar-benar siap dihuni. Finishing menjadi tahapan penting untuk memastikan bangunan memiliki kualitas yang baik serta memberikan kenyamanan bagi penerima manfaat,” kata Kolonel Erik.

Ia menambahkan, pembangunan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.

“Kami berharap hasil pembangunan ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong yang selama ini terbangun bersama TNI,” tambahnya.

Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan komitmennya mendukung percepatan pembangunan di wilayah. Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan nilai gotong royong.(R)